Tahun ajaran 2008-2009 tarsisius2 mengadakan cup yang di beri nama T-FOURTH.ini adalah pertandingan antar sekolah yang bertujuan untuk bersosialisasi antar sekolah lain,persaingan yang sportif,dan mengembangkan bakat.
<!– /* Font Definitions */ @font-face {font-family:”Albertus Medium”; mso-font-alt:”Lucida Sans Unicode”; mso-font-charset:0; mso-generic-font-family:swiss; mso-font-pitch:variable; mso-font-signature:7 0 0 0 19 0;} /* Style Definitions */ p.MsoNormal, li.MsoNormal, div.MsoNormal {mso-style-parent:”"; margin-top:0cm; margin-right:0cm; margin-bottom:6.0pt; margin-left:0cm; text-align:justify; mso-pagination:widow-orphan; font-size:10.0pt; font-family:”Albertus Medium”; mso-fareast-font-family:”Times New Roman”; mso-bidi-font-family:”Times New Roman”;} h2 {mso-style-next:Normal; margin-top:12.0pt; margin-right:0cm; margin-bottom:3.0pt; margin-left:0cm; text-align:justify; mso-pagination:widow-orphan; page-break-after:avoid; mso-outline-level:2; font-size:12.0pt; mso-bidi-font-size:10.0pt; font-family:”Albertus Medium”; mso-bidi-font-weight:normal;} p.MsoListBullet, li.MsoListBullet, div.MsoListBullet {mso-style-update:auto; margin-top:0cm; margin-right:0cm; margin-bottom:6.0pt; margin-left:18.0pt; text-indent:-18.0pt; mso-pagination:widow-orphan; mso-list:l0 level1 lfo1; tab-stops:list 18.0pt; font-size:10.0pt; font-family:”Albertus Medium”; mso-fareast-font-family:”Times New Roman”; mso-bidi-font-family:”Times New Roman”;} a:link, span.MsoHyperlink {color:blue; text-decoration:underline; text-underline:single;} a:visited, span.MsoHyperlinkFollowed {color:purple; text-decoration:underline; text-underline:single;} @page Section1 {size:612.0pt 792.0pt; margin:72.0pt 36.0pt 72.0pt 90.0pt; mso-header-margin:36.0pt; mso-footer-margin:36.0pt; mso-columns:2 even 35.45pt; mso-column-separator:solid; mso-paper-source:0;} div.Section1 {page:Section1;} /* List Definitions */ @list l0 {mso-list-id:-119; mso-list-type:simple; mso-list-template-ids:-1932644278;} @list l0:level1 {mso-level-number-format:bullet; mso-level-style-link:”List Bullet”; mso-level-text:; mso-level-tab-stop:18.0pt; mso-level-number-position:left; margin-left:18.0pt; text-indent:-18.0pt; font-family:Symbol;} ol {margin-bottom:0cm;} ul {margin-bottom:0cm;} –>
/* Style Definitions */
table.MsoNormalTable
{mso-style-name:”Table Normal”;
mso-tstyle-rowband-size:0;
mso-tstyle-colband-size:0;
mso-style-noshow:yes;
mso-style-parent:”";
mso-padding-alt:0cm 5.4pt 0cm 5.4pt;
mso-para-margin:0cm;
mso-para-margin-bottom:.0001pt;
mso-pagination:widow-orphan;
font-size:10.0pt;
font-family:”Times New Roman”;
mso-ansi-language:#0400;
mso-fareast-language:#0400;
mso-bidi-language:#0400;}
Internet berawal dari institusi pendidikan dan penelitian di Amerika Serikat. Penggunaan Internet untuk kepentingan bisnis baru dilakukan semenjak tahun 1995, belum genap enam (6) tahun yang lalu. Di luar negeri, Internet ini sering diasosiasikan dengan perguruan tinggi, sementara di Indonesia, Internet lebih diasosiasikan dengan bisnis (ISP, e-commerce) dan entertainment.
Makalah ini berusahan untuk menjabarkan manfaat atau fungsi Internet bagi pendidikan, khususnya di pendidikan Indonesia.
Manfaat Internet Bagi Pendidikan
Agak janggal bagi penulis untuk menuliskan manfaat Internet bagi pendidikan. Namun, untuk memperjelas maka akan penulis ulas secara singkat manfaat Internet bagi pendidikan.
Akses ke sumber informasi. Sebelum adanya Internet, masalah utama yang dihadapi oleh pendidikan (di seluruh dunia) adalah akses kepada sumber informasi. Perpustakaan yang konvensional merupakan sumber informasi yang sayangnya tidak murah. Buku-buku dan journal harus dibeli dengan harga mahal. Pengelolaan yang baik juga tidak mudah. Sehingga akibatnya banyak tempat di berbagai lokasi di dunia (termasuk di dunia Barat) yang tidak memiliki perpustakaan yang lengkap. Adanya Internet memungkinkan mengakses kepada sumber informasi yang mulai tersedia banyak. Dengan kata lain, masalah akses semestinya bukan menjadi masalah lagi.
Internet dapat dianggap sebagai sumber informasi yang sangat besar. Bidang apa pun yang anda minati, pasti ada informasi di Internet. Contoh-contoh sumber informasi yang tersedia secara online antara lain:
· Library
· Online Journal
· Online courses. MIT mulai membuka semua materi kuliahnya di Internet.
Di Indonesia, masalah kelangkaan sumber informasi konvensional (perpustakaan) lebih berat dibanding dengan tempat lain. Adanya Internet merupakan salah satu solusi pamungkas untuk mengatasi masalah ini.
Akses ke pakar. Internet menghilangkan batas ruang dan waktu sehingga memungkinan seorang siswa berkomunikasi dengan pakar di tempat lain. Seorang siswa di Makassar dapat berkonsultasi dengan dosen di Bandung atau bahkan di Palo Alto, Amerika Serikat.
Media kerjasama. Kolaborasi atau kerjasama antara pihak-pihak yang terlibat dalam bidang pendidikan dapat terjadi dengan lebih mudah, efisien, dan lebih murah.
Permasalahan Internet Untuk Pendidikan
Penjabaran di atas tentunya membawa kita pada pertanyaan mengapa kita belum banyak menggunakan Internet untuk keperluan pendidikan di Indonesia. Ada beberapa alasan, dimana sebagian akan diungkapkan pada bagian-bagian di bawah ini.
Kurangnya penguasaan bahasa Inggris. Suka atau tidak suka, sebagian besar informasi di Internet tersedia dalam bahasa Inggris. Penguasaan bahasa Inggris menjadi salah satu keunggulan (advantage).
Kurangnya sumber informasi dalam bahasa Indonesia. Kita sadari bahwa tidak semua orang Indonesia akan belajar bahasa Inggris. Untuk itu sumber informasi dalam bahasa Indonesia harus tersedia. Saat ini belum banyak sumber informasi pendidikan yang tersedia dalam bahasa Indonesia. Konsep berbagi (sharring), misalnya dengan membuat materi-materi pendidikan di Internet, belum merasuk. Inisiatif langka seperti ini sudah ada namun masih kurang banyak. Contohnya:
· Untukmu Indonesia
http://untukmu.Indonesiaforum.org
Akses Internet masih mahal. Meskipun sudah tersedia, akses ke Internet masih mahal. Namun hal ini diharapkan akan menjadi lebih murah di masa yang akan datang. Diharapkan akselerasi penurunan harga menjadi fokus utama dari Pemerintah. Mekanisme lain adalah adanya subsidi dari pemerintah untuk institusi pendidikan.
Akses Internet masih susah diperoleh. Beberapa daerah di Indonesia masih belum memiliki jalur telepon yang dapat digunakan untuk mengakses Internet.
Guru belum siap. Guru di Indonesia masih belum siap untuk menggunakan Internet sebagai bagian dari pengajarannya. Padahal guru merupakan salah satu pengguna yang dapat memanfaatkan Internet sebaik-baiknya. Salah satu contohnya adalah mencari soal-soal latihan untuk kelasnya. Jika setiap guru di Indonesia membuat dua (2) soal dan menyimpannya di Internet, maka akan ada ribuan bahkan bisa jutaan soal yang dapat digunakan untuk latihan di kelas.
Internet merupakan salah satu produk teknologi yang dapat membantu kita meningkatkan taraf hidup melalui pendidikan. Meskipun masih banyak tantangan, kita masih dapat memanfaatkan Internet sebesar mungkin.
Setelah saya sampai di desa itu , saya merasa nyaman dan damai. Sangat berbeda dengan di kota. Suasananya yang sejuk membuat hati saya merasa tenang dan tenteram. Saya sangat suka dengan susana di sana.Saat saya di desa saya mempunyai pengalaman yang sangat menyenangkan. Di sana saya belajar menjadi orang yang mandiri dan bertanggung jawab.
Pengalaman saya yang menyenangkan yaitu saat memetik kopi di ladang. Baru kali ini saya belajar memetik kopi di ladang. Tempatnya lumayan jauh dan tempatnya itu seprti hutan yang sangat luas.Jalannya sangat jurang dan sangat susah untuk ditempuh. Cara memetiknya sangatlah muda. Saya kira kopi itu warnanya hitam saja ternyata ada yang warna hijau, hijau tua, dan merah. Bijinya kecil-kecil dan sangat banyak. Yah, itu seh tergantung pohon kopi itu berbuah. Hasil petikan kopinya seberat 2 kg. Saya membawa kopi itu seberat 2 kg. Wah, berat sekali dan apalagi ketika dibawa pulang. Astaga.. Jalannya tu mendaki terus dan tangan saya sakit banget.Tapi saya senang bisa membantu petani kebun itu dalam mencari uang. Tidaklah mudah menjadi seorang petani.
Menjadi seorang petani harus benar-benar mempunyai kesabaran yang sangat besar. Dan juga harus sabar dalam menghidupi keluarganya. Saya di sini juga belajar menjadi seorang petani. Meskipun pekerjaannya melelahkan bila dikerjakan dengan senang hati maka hasilnya sangatlah memuaskan. Dan menurut saya ini sangat menyenangkan dan sangat seru untuk dijalani. Dan ini pengalaman yang tidak akan saya mungkin untuk lupakan.
hmm..awalnya saya berpikir mudah menjalankan kegiatan di desa,ternyata salah.kehidupan di desa lebih damai di bandingkan di kota.sebagai warga kota saya kagok menjalankan kegiatan di sana.saya mempunyai banyak pengalaman di sana.dari mulai ke pasar kambing sampai ke pasar tradisional.
pada saat malam disana orang-orang berada di dalam rumah.bandingkan dengan kota yang semakin malam semakin ramai.di sana saya mencoba berternak kambing.saya memberi makan kambing,lalu pergi ke sungai yang jaraknya sangat jauh,pergi ke sawah,dan membantu ibu-ibu membuat kue di tempat RT.kehidupan di sana sangat damai,sehingga berat sekali untuk meninggalkan desa itu.orang-orang di sana sangat ramah.mereka berkerja sama dan saling bersosialisasi.
saya ada 2 pengalaman horor di sana.malam pertama saya di desa saya melihat sosok hitam yang sangat besar.dan pada malam ke 2 saya melihat sesosok perempuan berambut panjang berpakain putih
.saya akui saya sangat takut sampe menangis.ingin rasanya waktu itu ingin pulang dan kangen sekali dengan rumah dan keluarga.tp,saya tahan sampe waktu pulang.
saya juga merasa teman-teman yang berada di kota dan desa sangat berbeda.teman-teman saya jadi lebih kompak.mungkin terbawa suasana di sana.tapi tidak,sampe jakarta pun mereka tetap kompak.
pada saat hari pulang,saya sangat sedih.terkadang saya suka berpikir,apakah saya bisa balik ke desa itu?semoga saja bisa.dan semoga pengalaman kemarin yang di desa menjadi sebuah pengalaman yang berharga.
ada cacing d pinggir kali
jangan lupa membawa umpan
kalo kamu memang brani
jangan suka main perempuan
Antara Aku dan Dia..
Sasha, anak pengusaha kaya di Metro Lampung, lari dari rumah karena dipaksa menikah.
Sultan, anak pegawai ayah Sasha yang berniat membunuh ayah gadis itu, terpaksa kabur karena akan dibunuh.
Karena suatu hal, mereka kabur bersama ke Jakarta.
Tanpa terduga mereka terdampar di sisi gelap kehidupan metropolitan. Mereka berdua terjebak dan saling tergantung untuk bertahan hidup. Karena tiadanya uang, mereka terpaksa tinggal bersama dan mengaku sebagai kakak-adik, walau sebenarnya saling membenci.
Jakarta yang keras menekan mereka sampai batas kekuatan terakhir. Mampukah mereka bertahan di tengah godaan untuk dorongan mencari uang secara ilegal? Apakah Sasha dapat bertahan, ataukah pulang dan menyerah untuk kembali ke sarang nyaman yang dihuninya selama ini?
cerita di atas adalah salah satu karangan novel agnes jessica..
saya adalah salah 1 penyuka novel karangan nya..
bgmn kalian?
apkah kalian pecinta novel agnes jessica jg?
Novel-novel Agnes Jessica sebelumnya: Jejak Kupu-Kupu, Tunangan? Hmm…, Three Days Cinderella, Debu Bintang, Rumah Beratap Bugenvil, Dongeng Sebelum Tidur, Piano di Kotak Kaca, Peluang Kedua, dan Bidadari Bersayap Biru.
aQ berNama ChEr..
TinggAl d JakArTa..
cher sgt suka warna pink,purple,n blue..
cher sgt sayank family,god,n someone
cher sgt sk jalan”
cher sgt sk bermain audition
cher sgt imut
cher sgt tdk jelek
cher sk bc novel
yg lebih jelas..
lgsg aj gabung d fs cher..
cherste91@yahoo.com
virgo_white_9irl@yahoo.com
makacih..
‘Cher’
pilih yang mn?bingung..==a
